Profil
Pendidikan agama merupakan hal yang utama bagi manusia untuk mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Disamping itu, instruksi pemerintah bagi warga Negara Indonesia untuk mengikuti program WAJAR (Wajib Belajar) 9 tahun dari tingkat SD sampai Menengah harus ditempuh juga. Namun dalam proses menuntut ilmunya, biaya seringkali menjadi sebuah penghambat bagi masyarakat untuk mengantarkan anak-anaknya ke lembaga pendidikan pondok pesantren dan sekolah tertentu. Mengingat dan menimbang hal tersebut, KH. Mas'udin Sobir termotivasi untuk ikut andil menyelamatkan pendidikan anak-anak yang kurang mampu agar tetap mendapatkan pendidikan yang layak dan bermanfaat bagi mereka.
Untuk meralisasikan keinginan menyelamatkan pendidikan anak bangsa, KH. Mas'udin Sobir dan Nyai Titin Rohaytin kemudian mendirikan sebuah lembaga pendidikan pondok pesantren , tepatnya di dusun Tegalmunding RT 004 RW 006, Desa Pruwatan kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes provinsi Jawa Tengah. Maka pada tanggal 18 Oktober 1982, diletakkan batu pertama pembangunan gedung pondok pesantren tersebut. Pondok Pesantren ini diberi nama Pondok Pesantren Sabilul Huda oleh KH. Mas'udin Sobir . Nama “Huda tersebut dipilih sebagai bentuk tawassul sang Kyai kepada pondok pesantren tempat beliau menimba ilmu, yakni Pondok Pesantren Miftahul Huda Tasikmalaya.
Berjalannya waktu Pondok Pesantren Sabilul Huda membuka Jenjang Pendidikan Berbasis Forml Yaitu Sekolah Menengah Kejuruan Islam (SMKI) Sabilul Huda dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Sabilul Huda Kerana mengikuti Zaman dan agar santri tidak ketinggalan Zaman dengan keadaan yang sekarang.






.svg.png)


0 comments:
Posting Komentar